Jakarta, 28 Agustus 2026 – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pembangunan sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Pengembangan destinasi wisata tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan kunjungan dan ekonomi, tetapi juga harus memastikan kelestarian alam tetap terjaga.
Menurut Menpar, keberlanjutan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun industri pariwisata yang mampu bertahan dalam jangka panjang.
Alam Jadi Bagian Penting Pariwisata
Widiyanti menilai kekayaan alam Indonesia merupakan salah satu modal utama dalam pengembangan pariwisata. Keindahan laut, pegunungan, hutan, hingga keanekaragaman hayati menjadi daya tarik yang mendatangkan wisatawan.
Karena itu, pembangunan fasilitas dan aktivitas pariwisata harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan.
Eksploitasi berlebihan justru dapat merusak destinasi dan mengurangi daya tarik wisata dalam jangka panjang.
Keberlanjutan Harus Direncanakan
Aspek lingkungan perlu diperhitungkan sejak tahap perencanaan pembangunan destinasi. Pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata didorong memperhatikan kapasitas kawasan sebelum meningkatkan jumlah fasilitas maupun wisatawan.
Pengelolaan sampah, penggunaan air, energi, transportasi, serta perlindungan ekosistem menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat pertumbuhan pariwisata tidak menimbulkan tekanan berlebihan terhadap lingkungan.
Libatkan Masyarakat Lokal
Pembangunan pariwisata berkelanjutan juga perlu melibatkan masyarakat di sekitar destinasi. Masyarakat lokal bukan hanya menjadi penerima dampak pembangunan, tetapi harus mendapatkan manfaat ekonomi dari aktivitas wisata.
Keterlibatan warga dapat dilakukan melalui pengembangan usaha lokal, penyediaan jasa wisata, ekonomi kreatif, hingga pengelolaan atraksi berbasis komunitas.
Dengan demikian, manfaat pariwisata dapat dirasakan lebih luas sekaligus mendorong masyarakat ikut menjaga lingkungan.
Dorong Wisata Berkualitas
Kementerian Pariwisata mendorong pergeseran orientasi dari sekadar mengejar jumlah wisatawan menuju pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Wisatawan yang menghargai lingkungan dan memberikan kontribusi ekonomi lebih besar dapat menjadi bagian dari strategi tersebut.
Pendekatan ini juga memungkinkan destinasi menjaga kualitas pengalaman wisatawan tanpa membebani ekosistem secara berlebihan.
Pelaku Usaha Punya Peran
Pelaku usaha pariwisata memiliki peran penting dalam menerapkan prinsip keberlanjutan. Hotel, restoran, operator perjalanan, dan pengelola destinasi dapat menerapkan efisiensi energi, pengurangan sampah plastik, pengelolaan limbah, serta penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab.
Praktik ramah lingkungan juga dapat meningkatkan daya saing usaha karena semakin banyak wisatawan yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan ketika memilih destinasi.
Jaga Daya Tarik Destinasi
Kerusakan lingkungan dapat berdampak langsung terhadap industri pariwisata. Destinasi yang tercemar atau mengalami kerusakan ekosistem berpotensi kehilangan daya tarik dan menurunkan tingkat kunjungan.
Karena itu, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara hati-hati dan tidak mengorbankan kawasan yang memiliki nilai ekologis tinggi.
Perlindungan alam menjadi investasi jangka panjang bagi keberlangsungan industri pariwisata.
Pemerintah Perkuat Kolaborasi
Menpar mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam menjalankan pembangunan pariwisata berkelanjutan.
Setiap pihak memiliki peran dalam memastikan pertumbuhan sektor wisata tetap berada dalam batas yang aman bagi lingkungan.
Kebijakan pariwisata juga perlu diselaraskan dengan agenda perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Pariwisata untuk Masa Depan
Pembangunan pariwisata yang menjaga alam dinilai akan memberikan manfaat lebih panjang dibandingkan pembangunan yang hanya berorientasi pada hasil jangka pendek.
Destinasi yang terawat dapat terus menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekaligus mempertahankan kekayaan alam untuk generasi berikutnya.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pembangunan pariwisata wajib memastikan keberlanjutan alam. Pemerintah mendorong pengembangan destinasi yang memperhatikan daya dukung lingkungan, melibatkan masyarakat lokal, serta mengutamakan kualitas dan keberlanjutan agar manfaat pariwisata dapat dirasakan dalam jangka panjang.




