Jakarta, 5 Mei 2026 – Pelatih Pep Guardiola mengakui bahwa peluang timnya dalam perebutan gelar Premier League musim ini tidak sepenuhnya berada dalam kendali mereka. Pernyataan tersebut muncul setelah hasil pertandingan yang membuat posisi Manchester City tidak lagi dominan di puncak klasemen.
Guardiola menegaskan bahwa timnya tetap akan berjuang maksimal di sisa pertandingan. Namun, ia menyadari bahwa hasil akhir kini juga bergantung pada performa tim lain, terutama para pesaing langsung di papan atas.
“Kami harus memenangkan pertandingan kami, tetapi itu saja tidak cukup. Sekarang semuanya tidak hanya bergantung pada kami,” ungkapnya.
Situasi ini membuat persaingan gelar semakin terbuka. Tim-tim seperti Arsenal dan Liverpool disebut berada dalam posisi yang lebih menguntungkan jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Meski berada dalam tekanan, Guardiola tetap menunjukkan optimisme. Ia menilai pengalaman timnya dalam menghadapi situasi serupa bisa menjadi modal penting untuk tetap bersaing.
Para analis menilai pernyataan Guardiola mencerminkan realistisnya kondisi saat ini. Setiap hasil pertandingan menjadi sangat krusial, dan kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap peluang juara.
Dengan kompetisi yang semakin ketat, publik kini menantikan bagaimana akhir dari perebutan gelar musim ini. Semua tim masih memiliki peluang, namun hanya yang paling konsisten yang akan keluar sebagai juara.




